https://jdihtanggamus.web.id/wp-content/uploads/2017/09/08-44-08-98HL-Foto-Ist.jpg
SHARE

08-44-08-98HL-Foto-IstKOTAAGUNG- Pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotaagung, Kabupaten Tanggamus tidak perlu lagi khawatir kekurangan oksigen karena belakangan ini pihak rumah sakit plat merah tersebut sudah memperbanyak stok tabung oksigennya.

“Stok oksigen kita cukup. Dan ini merupakan jawaban RSUD akan seringnya permasalahan ketersediaan oksigen yang tentu saja dapat membahayakan pasien,”kata Direktur RSUD Kotaagung, dr Yudi Indarto kepada Radar Tanggamus, kemarin (18/9).

Stok tabung oksigen di rumah sakit, terus Yudi, masih aman, dimana sebelumnya hanya memiliki 30 stok tabung dengan bebagai ukuran, saat ini stok RS mencapai 60 tabung ukuran besar, sementara ukuran kecil 20 tabung.

“Kalau oksigen yang kecil untuk persiapan di mobil ambulance sedangkan yang besar stanbay di ruangan. Kalau masalah stok sementara ini cukup, kita ada 80 tabung dengan berbagai ukuran,”ujarnya.

Menurutnya, sampai sekarang tidak ada masalah dalam penyediaan tabung tersebut. Meski begitu, ia mengakui memang sebelumnya persedian tabung ini sempat menjadi persoalan yang serius, karena banyak pasien yang butuh oksigen namun barangnya tidak ada.

“Kita mengantisipasi kehabisan tabung oksigen, itu demi menghindari kejadian yang tidak kita inginkan dan mengutamakan pelayanan kepada pasien,” terangnya.

Yudi menambahkan, belajar dari kejadian yang telah lalu, pihaknya tidak ingin mendapat komplain dari masyarakat. Dikatakan juga, semisal stok tabung oksigen habis juga bisa berbahaya apabila ada pasien yang sangat memerlukannya.

“Untuk menghindari itu, kami selalu cek persedian dari peralatan, kantong darah, hingga tabung oksigen,” ucap dia.

Lebih jauh ia menjelaskan, persedian tabung ini terpenuhi setelah dirinya menjabat sebagai direktur, dan ini jawaban dari tantangan yang diberikan Bupati beberapa waktu lalu.

Meski demikian, ia tidak menampik jika selama ini masih banya kekurangan di tubuh managemen RS terutama masalah kebersihan dan penataan ruang. Tapi hal itu akan diatasi secara perlahan.”Alhamdullah sedikit-sedikit kita benahi dan semua gak bisa secara spontanitas,”tutupnya. (Zep)

SHARE